SOCIAL MEDIA

Thursday, January 23, 2020

Perjalanan Darat Jakarta - Palembang Via Tol

Hii.. 😊 Di blog post kali ini, aku mau cerita pengalaman perjalanan ke Palembang melalui jalur darat. Perjalanan kali ini ada yang berbeda, karena tol dari Bakauheni, Lampung sampai Kayu Agung, Sumatera Selatan sudah dibuka. 


Sebelumnya aku pernah nulis juga perjalanan darat Jakarta - Palembang lewat jalur Lintas Sumatera yang bisa dibaca di sini.

Ternyata dengan melewati tol, bisa menghemat waktu sampai 10 jam!! Luar biasa yaa πŸ€—

Note: tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi. Fyi, perjalanan dilakukan tanggal 3 Desember 2019 dan 21 Januari 2020.
(2x road trip via tol).

Berikut detail perjalanannyaa πŸ‘‡ 

~~~


#1 (Serpong - Pelabuhan Merak)

Kami memulai perjalanan dari kediaman orangtua di daerah Serpong, Tangerang Selatan. Untuk sampai ke Pelabuhan Merak membutuhkan waktu 1.5 jam dalam kondisi jalanan lancar. (Masuk Tol Cikupa-Merak).


Ketika sampai di Pelabuhan Merak, kami langsung menuju dermaga Ferry Executive. Yup, sekarang sudah ada kapal cepat ferry executive yang perjalanan lautnya hanya menempuh waktu 1 jam saja!

Kalau ferry reguler, sekitar 3 jam perjalanan laut.

Karena kali ini kami bersama anak, tentunya kami pilih kapal ferry executive agar tidak terlalu lama di kapal.


Biaya naik kapal ferry executive ini Rp 579.000,- / mobil. Jadi hitungannya memang per-kendaraan ya, bukan jumlah orangnya.


Di dermaga ferry executive ada ruang tunggu yang lebih nyaman, ada atm center, indomaret, KFC, Solaria, Chatime, dll. Tapi kami gak turun ke ruang tunggu karena kapalnya sudah langsung ada dan segera berangkat berlayar.

TIPS: Isi bensin dulu yaa sebelum naik kapal di SPBU Pelabuhan Merak. Pastikan FULL TANK, karena nanti saat keluar dari Pelabuhan Bakauheni langsung masuk tol, sepengamatanku belum ada pom bensin yang beroperasi. Rest area sebagian besar masih under construction.

Ada rest area yang sudah beroperasi, itu pun jauuuh di KM 234. Jadi lebih baik dari awal saja sudah diisi penuh untuk berjaga-jaga.

Isi E-Money jugaa yaaa untuk pembayaran tol.

Dan yang gak kalah penting, sebelum turun kapal yang mau buang air kecil lebih baik di kapal aja, karena ya itu tadi, rest area masih dalam proses pembangunan, agak susah cari toilet. Ada beberapa yang hanya menyediakan toilet bilik (seperti foto di bawah).



#2 (Perjalanan di Kapal Ferry)

Menurut ku, kapal ferry executive ini bentuk dan fasilitasnya gak jauh beda sama ferry reguler. Untung-untungan pernah dapat kapal besar, pernah juga kapal kecil.
Kalau kebetulan dapat kapal besar, biasanya lebih nyaman, lebih dingin dan bersih juga.


Dilengkapi dengan ruangan ber-sofa ataupun ber-matrass untuk lesehan/ tiduran, ada cafetaria, mushola, dan ruang bermain anak. 

Tempat duduk di kapal ferry executive


Cafetaria

Play Ground dihiasi lukisan karya Abenk Alter


Jadi menurut ku yang bikin beda antara ferry executive dan ferry reguler hanya jam pelayarannya saja, dan beda harga tentunya yaa 😁

Ferry executive cepat banget hanya satu jam, sedangkan ferry reguler tiga jam.
Kalau mau cepat sampai bisa pilih yang executive.
Tapi jika tidak terburu-buru dan ingin memanfaatkan waktu di kapal dengan tidur / istirahat mengisi tenaga sebelum nyetir lagi, yaa lebih baik ferry reguler.

Oh ya, walaupun ferry executive ini cepat banget sampai, tapi dari dalam kapal gak berasa apa-apa kok. Gak berasa "ngebut" gitu. Pokoknya lagi asik menikmati bekal makan sambil nonton TV, tahu-tahu sudah nyampe ajaa.... πŸ˜†

My sonshine enjoying the scenery

#3 (Tol Bakauheni - Kayu Agung)

Menara Siger Lampung

Begitu turun dari kapal di Pelabuhan Bakauheni, keluar ambil jalur kanan langsung menuju Tol Bakauheni.



Harga tol Bakauheni - Kayu Agung Rp 255.500.

Lama perjalanan kurang lebih 3 jam. 
Aku sudah pernah 2x, yang pertama 4 jam karena banyak berhentinya, dan yang terakhir hanya 2.5 jam sajaa (ngebutt banget 😝).

Nah sebelum keluar tol Kayu Agung, ada Rest Area KM 234, satu-satunya Rest Area yang sudah mulai beroperasi. Ada masjid dan toilet yang bersih, ada kantin juga yang buka sampai malam. Kantinnya ada jual pop mie, pecel ayam, pecel lele, aneka sop dan soto, dll. Kalau untuk pom bensin nya, malam sudah tidak beroperasi.

Kantin Rest Area KM 234 saat malam hari

Lumayan sih ini, karena sepanjang perjalanan belum ada Rest Area yang proper sudah buka, jadi pas di KM 234 ini banyak mobil yang berhenti untuk istirahat.

#4 (Kayu Agung - Indralaya)

Finally, tiba di Sumatera Selatan! 😊 Keluar tol Kayu Agung langsung menuju Indralaya.
Ke Indralaya ini lewat jalan biasa, bukan tol, kurang lebih memakan waktu 1 jam, tergantung kondisi jalanan saat itu.


#5 (Indralaya - Palembang)

Begitu sampai Indralaya, langsung masuk Tol Palindra. Perjalanan kurang lebih 15 menit untuk sampai Kota Palembang. 
Lumayan menghemat waktu, karena sebelum ada tol bisa sampai 1 jam lebih.
Harga tol Palindra Rp 20.000,-

~~~

Alhamdulillah akhirnya sampai deh di Kota Palembang! 😊
Dengan adanya tol ini jadi sangat menghemat waktu serta tenaga.

Sebagai kesimpulan, waktu tempuhnya jadi kurang lebih 7 jam, sedangkan lewat jalur lintas Sumatera bisa 16 jam (sudah termasuk perjalanan laut).
Dan total biaya kurang lebih Rp 899.500 (tol dan kapal executive).

So far, merasa terbantukan banget dengan adanya tol ini. Semoga rest area nya segera jadiii... biar lebih nyaman 😊
Dari yang ku lihat sih rest area yang lagi dibangun ada banyak dan besar-besar.

Okay, cukup sekian cerita perjalanan Jakarta-Palembang lewat tol. Semoga bermanfaat 😊


UPDATE 15/2/2020

Info tarif tol / biaya perjalanan

Tol Cikupa - Merak Rp 45.000
Ferry Executive Rp 579.000
Tol Bakauheni - Kayu Agung Rp 283.000
Tol Palindra Rp 20.000
Bensin +- Rp 300.000
Total Rp 1.227.000,- 


UPDATE 3/4/2021

Sekarang dari Palembang-Bakauheni maupun sebaliknya sudah bisa yaa full jalan tol terus.
Tidak dari Kayu Agung lagi.
Kalau di Palembang masuk dari Gerbang Tol Kramasan., lalu udah dehh tol terus keluar Bakauheni.. 
πŸ˜ŠπŸ™
Makin singkat banget waktu perjalanan.
Biasanya aku dari Palembang -Bakauheni 4 jam aja.
Naik kapal ferry express 1,5 jam.
Tol merak - tangerang selatan 1,5-2 jam..
Jadi butuh waktu kira-kira 8 jam 😊

Sekian , semoga bermanfaat

Thursday, January 16, 2020

Review Update Skin Care Routine

Hiii... Kali ini aku mau sharing tentang my current skin care routine! Senang sekali ketika akhirnya sudah menemukan rangkaian skin care yang cocok 😊

Sebelumnya aku hanya menggunakan produk skin care dari satu brand aja, yaitu The Body Shop (TBS), selama kurang lebih empat tahun terakhir.
Nahh sekarang, aku sudah mulai mixed TBS dengan brand lain yang bikin hasil ok di wajah aku πŸ’—


Ini diaa rangkaian skin care ku.. Aku review satu-persatu berdasarkan urutan pemakaian yaa.



1. DOUBLE CLEANSING

Step 1 : Garnier Oil Infused Micellar Water
Step 2 : The Body Shop Drops of Youth Gentle Foaming Wash.


Untuk aku yang sehari-hari hanya di rumah dan ber-make-up tipis, Garnier Micellar Water ini sudah cukup baik untuk membersihkan wajah.
Aku pernah coba Micellar Water dari brand lain, tapi pada akhirnya balik lagi ke Garnier.
Garnier Micellar Water ini bisa digunakan untuk membersihkan make-up area mata dan bibir juga, dan gak ada kesan rasa pahit sama sekali. Harganya juga sangat terjangkau dan bisa didapatkan dengan mudah di drugstore, minimarket, dll.

Setelah pakai Garnier Micellar Water, lanjut membersihkan wajah pakai TBS Drops of Youth Gentle Foaming Wash.
Foaming Wash ini baru aku pakai sekitar satu bulan-an karena sebelumnya aku pakai pembersih TBS yang seri Drops of Light.
Aku ganti pembersih karena sekarang aku mulai fokus ke anti-aging, dan biar satu rangkaian aja gitu sama seperti serum dan moisturizernya πŸ˜†



Cukup satu pump aja udah menghasilkan foam/ busa yang cukup banyak. Wanginya mild, khas produk TBS Drops of Youth. Setiap abis cuci muka berasa lembut, halus, dan kenyal.

Btw, aku sempat khawatir awalnya apa produk ini bakal kasih sensasi 'licin' setelah cuci muka. Walaupun katanyaa, licin itu malah bagus, artinya tidak menjadikan kulit kering, tapiii aku gak suka kalau abis cuci muka malah licin, jadi suka gatel-gatel! 
Nah, ternyata TBS Drops of Youth Gentle Foaming Wash ini, gak bikin sensasi licin, namun juga gak bikin kulit wajah kesat ketarik.

Konsistensi TBS Drops of Youth Gentle Foaming Wash ini kalau masih dalam botol kelihatan cair benar-benar seperti air, tapi pas dikeluarkan dengan pump-nya langsung berbentuk busa. Kelebihannya jadi bikin hemat juga lho! Gak cepat habis.

2. EXFOLIATING TONER


Aku pakai Avoskin Miraculous Refining Toner. Ini adalah exfoliating/ acid toner pertamaku. Thanks to Hasna yang udah ngenalin aku sama toner Avoskin ini!! 😘
Avoskin ini produk lokal dan ternyata bagus banget, it really works on my skin!
Toner dengan kandungan AHA, BHA efektif sebagai exfoliator yang mengangkat sel-sel kulit mati dan menjadikan kulit lebih cerah, warna kulit merata, minyak berkurang, pori-pori mengecil, komedo GONE!! Kalau megang hidung halus banget gak komedoan. Love this exfoliating toner so much!

Aku udah pakai 4 bulan dan masih sisa sekitar 1/2 botol.
Btw, karena produk ini mengandung acid yang cukup tinggi, jadi menggunakannya harus hati-hati, terutama yang punya kulit sensitif. Tapi ada tips-nya, untuk yang mau mulai pakai exfoliating toner ini, dipakai seminggu 2-3x saja dan gunakan pada malam hari. Akupun masih begitu, pakainya gak setiap hari, tapi tetap bisa memberikan hasil yang bagus.

Awal pemakaian kayak ada sensasi clekit-clekit sedikit, tapi abis itu udah gak ada lagi,  sekarang kalau pakai juga udah biasa ajaa. Alhamdulillah aku juga gak mengalami over-exfoliated seperti kulit jadi merah-merah/ bruntus/ jerawat.

3. HYDRATING TONER

Nahh setelah pakai exfoliating toner, aku lanjut pakai hydrating toner supaya kulit lebih calm dan gak kering.


Aku pakai The Body Shop Vitamin E Hydrating Toner. Wanginya mild sekali dan memberikan kelembapan yang cukup di kulit aku tanpa membuat kulit jadi berminyak.
Konsistensinya cair dan sangat ringan sekali ketika dipakai. Suka banget sama hydrating toner ini. Dan ternyata TBS Vitamin E Hydrating Toner ini masuk ke dalam jajaran 5 Hydrating Toner terbaik versi Female Daily loh dengan menduduki peringkat ke-dua πŸ’—


Nah kalau Avoskin exfoliating toner kan tidak aku pakai setiap hari, namun TBS Vitamin E hydrating toner ini tetap aku pakai untuk penggunaan sehari-hari, day/ night. 

4. SERUM

Aku punya dua serum, yaitu :

TBS Drops of Youth - Youth Concentrate dan Avoskin Miraculous Refining Serum.


Menurut info yang ku dapat dari BA TBS, Drops of Youth -Youth Concentrate ini juga bisa berfungsi sebagai pre-serum, artinya jika kita mau meng-apply serum lain lagi setelah itu gak masalah.

TBS Drops of Youth - Youth Concentrate ini ditujukan untuk penggunaan sehari-hari saat pagi dan malam. Mengandung 3 stem cell tanaman : Edelweiss, Criste Marine, dsn Sea Holy, yang membantu menyamarkan tanda-tanda awal penuaan, serta membuat kulit terasa halus, segar, dan tampak cerah. 

TBS Drops of Youth - Youth Concentrate ini banyak yang bilang best of the best-nya serum TBS. Aku udah repurchase yang ke-dua kali. Walaupun agak mahal tapi menurut ku sangat sebanding dengan hasilnya.

Untuk serum Avoskin Miraculous ini sama seperti tonernya, mengandung AHA, BHA, PHA yang cukup tinggi, jadi tidak ku pakai setiap hari. Cukup 2-3x seminggu (malam hari) setelah menggunakan TBS Drops of Youth - Youth Concentrate. Fungsi dari serum Avoskin ini juga untuk mengeksfoliasi sel kulit mati, menjadikan kulit lebih cerah merata, menghilangkan bekas jerawat dan noda hitam, dll.



5. MOISTURIZER (DAY & NIGHT)

Untuk pelembap pagi, aku pakai Aubree Brigthening Day Cream, sedangkan saat malam hari pakai pelembap dari TBS Drops of Youth.


Aubree Day Cream ini mengandung Alpha Arbutin yang dapat membuat kulit wajah jadi lebih cerah, selain itu sudah ada kandungan SPF 30 nya. Jadi kalau aku di rumah aja, cukup pakai Day Cream ini aja tanpa tambahan sunscreen lagi.
Aku suka pakai Aubree Day Cream ini karena bikin wajah jadi glowing 😊
Ini sudah pemakaian jar ke-tiga πŸ‘Œ

Nah kalau malam aku pakai TBS Drops of Youth Moisturizing Cream. 
Pelembap ini sebenarnya bisa dipakai pagi dan malam hari, tapi aku pakai khusus di malam aja karena pagi aku lebih suka pakai Aubree. 
Kalau malam pakai pelembap TBS rasanya besok paginya wajah jadi lebih haluss.

6. SUNSCREEN (DAY)

Aku punya dua sunscreen, yaitu :
The Body Shop Skin Defence SPF 50 PA+++
dan Biore UV Rich SPF 50 PA+++


Aku suka dua-duanyaa! Keduanya punya konsistensi yang sama.. Watery gituu... Enak banget pas dipakai. Gak greasy dan gak bikin gerah sama sekali.
Cuma beda di harga aja.. Biore versi lebih terjangkaunya, so next time akan repurchase Biore! 

7. EYE CREAM

Aku pernah baca salah satu beauty tips untuk 20's salah satunya adalah invest good eye cream! 

Penggunaan eye cream memang hasilnya gak cepat terlihat seperti skin care lainnya, namun akan terlihat ketika kita sudah berumur lanjut!
Wowww! Makanya mumpung masih 20-an semangat untuk pakai eye cream! πŸ€—


Aku pakai Swisse Anti Aging Eye Cream. Ini merupakan eye cream pertama ku yang baru ku pakai sekitar dua bulan. Aku pilih Swisse karena suka dengan klaim kandungannya  yang natural: Argan Oil (melembapkan dan sebagai anti-aging properties), Vitamin K2 (memudarkan dark circle/ mata panda), dan Kafein (mengencangkan dan mencerahkan area sekitar mata).


Btw, mama ku yang berumur 54 tahun juga pakai Swisse Eye Cream dan suka dengan hasilnya, katanya fine lines di sekitar mata memudar. 

Kalau di aku hasilnya bagaimana? Karena aku belum ada wrinkle maupun fine lines, yang ku rasakan eye cream ini bantu melembapkan saja. Tapi IT'S OKAAYY karena tujuan ku memakai eye cream ini kan sebagai perawatan mata sejak dini.
Selama tidak menimbulkan milia atau efek negatif maka eye cream akan terus aku aplikasikan. Let's see lima tahun mendatang gimana hasilnyaa... Semoga area mata tetap kenchaaang yaaa πŸ˜†

Untuk mata panda, yes aku punya. Tapi aku gak terlalu berharap mata panda ku ini hilang karena eye cream kalau pola tidur ku sendiri aja masih berantakan. Aku masih seriiing banget begadang setiap hari. Tapi yang ku perhatikan memang memudar ya dark circle-nya.

Swisse ini produk asal Aussie, jadi memang agak susah mendapatkan produknya. Tapi sekarang gak perlu khawatir karena sudah banyak jastip bertebaran. Hehee. Aku juga beli eye cream ini nitip teman ku yang buka jastip Aussie. 

Cara menggunakan eye cream ini dengan jari manis ya.. Karena jari manis tekanannya paling kecil, tidak terlalu narik kulit sekitar mata yang bisa berakibat keriput. Hehe. Aku pakai di bawah mata dan juga kelopak mata.


8. LIPCARE

Yang gak kalah penting, supaya bibir tetap moist aku pakai lip balm dari TBS Vitamin E yang mengandung SPF 15 dan  PA++.
Trus bulan lalu karena lip balm ini udah mau habis, jadi aku redeem point TBS ku untuk lip butter shea.
Dua-duanya sama bagus. Dipakai setiap hari pagi dan malam sebelum tidur bikin bibir lembap anti pecah-pecah.

Cuma kalau mau praktis lebih enak pakai yang lip balm, dan untuk yang bibir gak terlalu kering juga lebih OK karena gak terlalu 'berminyak' seperti lip butter. Aku juga lebih prefer lip balm yang gak ada rasa nya.
Kalau lip butter shea ini cukup ambil dikit aja di tap-tap dari jar nya supaya gak kebanyakan.



9. PEEL & MASK (Weekly)

Untuk masker wajah aku lagi suka dan sering pakai super food mask dari The Body Shop :

- Chinese Ginseng and Rice (exfoliasi dan mencerahkan kulit wajah)
- Mediterranean Almond Milk with Oats (menenangkan dan melembutkan kulit).


Kalau kulit lagi sensitif misal abis kena sunburn atau lagi bruntusan, pakai yang Almond Milk and Oats enak banget. Wanginya juga lembuttt sampai pengin aku makan hahaa.. Hmm sambil nulis ini aja terngiang-ngiang wangi lembutnyaaa....πŸ’—
Aku sering pakein masker ini ke mas ghi, karena dia sensitif kulit wajahnya sering merah-merah kalau kena terik matahari, dan bisa langsung mulus lagi dong.

Kalau yang Chinese Ginseng and Rice, aku beli karena klaim dapat mencerahkan kulit wajah. Dia ada butiran halusnya gitu yang saat dibilas bisa sekalian digosok-gosok pelan untuk angkat sel kulit mati.

Love banget sama masker super food-nya The Body Shop! Rasanya pengin koleksi semua variannya πŸ˜†

***

Ok.. Sekian review skin care yang ku tulis berdasarkan pengalaman pribadi. 

Banyak ya? Yess, lebih banyak daripada rangkaian sebelumnya....πŸ˜… Tapi pas udah dilakuin sih gak berasa.. Apalagi ketika melihat hasilnya, jadi tambah semangat buat merawat diri. 

Dulu belum kenal sama yang namanya exfoliating / acid toner, ternyata hasilnya sebagus ituu. Kalau kulit mati terangkat juga membuat skin care lain lebih maksimal penyerapannya. 

Tiap orang bisa beda kebutuhan skin care nya, jadi yang pertama memang kenali kondisi kulit masing-masing terlebih dahulu. Dari semua produk ini, kemungkinan besar akan aku repurchase lagi karena memang sudah cocok dan kasih hasil bagus. 
Butuh waktu lamaa sampai benar-benar menemukan rangkaian yang pas iniii.. πŸ˜†

Wish list skin care pengin nambahin FTE-nya SKII, tapi gak mendesak juga sih.. Secara SKII lumayan mahal, jadi ntar-ntar aja juga gpp. Hihii.

Ini aku tambahin foto ku abis pakai skin care pagi yaa.. Shot pakai hp iPhone di kamar yang cahayanya lagi bagus banget pada saat itu. Hehehe maap mukaa semua gini di-zoom ya :D
Dan ada bonus tangan si kecil :D



Wajah ku masih jauuuh dari kata mulus, tapi segaknya ini sudah jauh membaik dibanding dulu yang oily dan mudah berjerawat. Sekarang udah gak pernah ada jerawat lagi πŸ€—

Seperti yang terlihat di foto, aku punya banyak skin tag (genetik dan muncul saat aku lagi hamil) dan juga scar alias bopeng bekas jerawat di jidat dan pipi. Hikss. Aku sudah konsul dokter kulit, menurutnya untuk benar-benar menghilangkan skin tag dan scar tersebut harus dengan tindakan aesthetic - di laser. So yeah, aku pun sudah berencana untuk laser setelah sapih anakku, sambil rajin merawat diri pakai skin care πŸ€—

Okaay sekian reviewnya.. Semoga bisa bermanfaat yaa πŸ’—

Saturday, January 4, 2020

Anbiya 19-21 Bulan

Anak mama sekarang udah berusia 22 bulan! πŸ€—. Gak kerasa udah tambah besar.. Seperti biasa, mama mau mengabadikan momen milestone lewat tulisan, agar kelak bisa dikenang, bisa dibaca sama Anbiya ☺️
Nahh biar ceritanya runut, mama lanjut cerita saat Anbiya usia 19-21 bulan dulu yaa..

Untuk pertumbuhan fisik, bb Anbiya terakhir saat 21 bulan 12.2 kg dengan tinggi badan 90 cm. He's so tall makanya kelihatan badannya agak langsing hehe tapi kata dokter gpp pertumbuhannya ideal sesuai grafik. 
Btw, mama seneng banget akhirnya berat badan bisa sampai di angka 12 kg. Walau masih naik turun yaa koma-nya. 
Semoga selalu sehat yah Anakku sayang 😊πŸ₯°πŸ˜˜


Di usia ini, ada hal yang paling membuat mama papa haru, yaitu perkembangan bahasa Anbiya. Anbiya udah semakin paham diajak ngobrol, mengerti suatu perintah, dan mulai banyak kata bermakna yang diucapkan. Seperti: udah, jatuh, nenen, lagi, minum, sekolah, meong, aduhh, hmm apa lagi yaa.. Belum banyak banget sih, tapi jika diperhatikan dari bulan lalu tentu ini sebuah kemajuan bagi Anbiya πŸ’–
Bismillah yah Nak, semoga semakin lancar bicaranya.. 

Anbiya juga semakin mandiri dan sangat cepat tanggap. Kalau Anbiya haus, pasti langsung ambil gelas dan isi minum sendiri. Kebetulan di rumah Palembang, dispensernya posisinya agak rendah, jadi Anbiya bisa ambil sendiri. Kalau ada makanan jatuh, Anbiya juga udah otomatis ambil sapu atau ambil tisu untuk bersihin, lalu buang ke tempat sampah, atau disapu ke luar. Suka bantu mama papa nyuci baju juga, ngisi air di tabung mesin cuci pakai selang, belajar jemur pakaiannya sendiri, nyiram tanaman, bantu nyuci beras, dorong galon, bantu bersih-bersih, oohh jangan salah nak, usia 19 bulan kamu udah jago pegang sikat lantai buat sikatin kamar mandi atau bagian belakang rumahπŸ˜†πŸ˜†
Anaknya Pak Ghifar banget deh ini senengnya bersih-bersih hihihiπŸ˜†


Kamu juga anak yang berani, misal ada laba-laba, capung atau serangga yang masuk rumah, Anbiya langsung ambil sapu untuk ngusirnya dan mau lindungin mama (Anbiya maju duluan πŸ₯ΊπŸ₯Ί). Semua ituu tiba-tiba Anbiya lakuin sendiri dengan keinginan sendiri. Mama terharu banget πŸ’–
Banyak banget hal lain lagi yang buat mama papa surprised, kamu anak yang sangat mandiri dan peduli dengan sekitar πŸ’–

Memang benar, anak belajar dengan cepat dari apa yang ia lihat. Di rumah, papa jadi idola buat Anbiya. Ya karena udah bosen sama mama terus kali ya? Jadi Anbiya seneng banget sama papa dan banyak niruin papa nya. Papa selain pekerja keras juga sudah sangat terbiasa dengan pekerjaan rumah tangga. Nyuci baju, sikatin kamar mandir, nyapu, ngepel, masak. Papa dengan senang hati lakuin untuk membantu mama, karena memang papa sudah terbiasa sejak kecil dengan tugas rumah tangga.
Karena sering melihat hal itu, Anbiya juga jadi tertarik rajin bersih-bersih dan bantu mama. Semoga kelak kalau sudah menikah, Anbiya juga jadi suami yang cepat tanggap dan punya inisiatif bantu istri dalam pekerjaan rumah tangga yaa, supaya hati istri senang πŸ’–
Huehehehe udah jauh banget bayanginnyaa.

Di umur 19-21 bulan juga Anbiya mulai fokus untuk memahami/ belajar sesuatu. Mama selalu membebaskan Anbiya pilih dan ambil sendiri buku mana yang mau dibaca bersama atau mainan apa yang lagi pengin dimainin. Nanti setelah selesai, Anbiya kembalikan lagi buku ke rak dan ikut bantu rapihin mainan.
Mama papa juga mulai merasa manfaat sering membacakan buku untuk Anbiya.
Anbiya jadi senang sekali dengan buku, sekarang lagi senang dengan storybook yang ada alur ceritanya dan buku-buku dengan gambar menarik. Biasanya untuk mengenalkan sesuatu atau melatih kosa kata, mama papa pakai buku, poster dinding, maupun flash card. Kalau mama papa tanya, "mana X?""mana Y?""apa iniii?""itu apa?" Anbiya udah bisa kasih tunjuk dan jawab. 

Anbiya juga senang menggambar walau baru coret-coret ajaa. Yang mama baca, menggambar ini bagus untuk anak, selain melatih motorik halusnya, juga bisa sebagai stress-release.. ya sama aja seperti orang dewasa yaa..πŸ™‚


Untuk persiapan sapih,, hhmm.. mama baru sounding tipis-tipis aja sih. Mama juga pakai bantuan comforter (mama pakai Hafiz doll dan ternyata Anbiya suka). Comforter ini yaa buat pelan-pelan bikin Anbiya nyaman saat mau tidur, biar gak harus nempel nenen terus. Biasanya Anbiya kalau mau tidur harus nempel nenen dulu baru bisa tidur. Berharapnya sih dengan distel murotal/ lagu islami jadi bikin nyaman dan bisa bobok tanpa nen. Namanya juga usaha yaaaa🀩
Tapi mama gak mau terlalu saklek. Lebih-lebih dikit dari 24 bulan masih nenen yaa gpp laah. Mama yakin aja sih ntar kalau udah saatnya juga bakal berhenti sendiri, sekarang aja udah mulai berasa produksi ASI agak berkurangπŸ™‚

Baca Juga : Review Hafiz Junior

Okay.. Cukup sekian sharing tumbuh kembang Anbiya di usia 19-21 bulan. Harapan mama semoga Anbiya selalu sehat, selalu dalam lindungan Allah. Dua bulan lagi Anbiya 2 tahun... Doa mama papa selalu yang terbaik untukmu πŸ₯°πŸ˜‡

We love you always, Anbiya Althaf Maulana❤